Sistem Informasi Manajemen (exam)

1. Apa yang membedakan pengembangan software dengan pengembangan sistem informasi? Jelaskan!

Software atau Perangkat lunak adalah kumpulan program komputer dan data yang terkait yang memberikan instruksi kepada komputer apa yang harus dilakukan. Berbeda dengan perangkat keras, perangkat lunak tidak berwujud, yang berarti tidak dapat dipegang. Contoh-contoh perangkat lunak komputer meliputi: Application software, Middleware, Bahasa pemrograman, Sistem Operasi, Testware,  dan sebagainya.

Sistem informasi adalah aplikasi komputer untuk mendukung operasi dari suatu organisasi: operasi, instalasi, dan perawatan komputer, perangkat lunak, dan data. Penggunaan sistem informasi dapat disesuaikan dengan kebutuhannya. Sebagai contoh: Sistem Informasi Manajemen adalah kunci dari bidang yang menekankan finansial dan personal manajemen. Sistem Informasi Penjualan adalah suatu sistem informasi yang mengorganisasikan serangkaian prosedur dan metode yang dirancang untuk menghasilkan, menganalisa, menyebarkan dan memperoleh informasi guna mendukung pengambilan keputusan mengenai penjualan.

Sistem Informasi dapat juga didefinisikan sebagai sekumpulan komponen dari informasi yang saling terintegrasi untuk mencapai tujuan yang spesifik. Komponen yang dimaksud adalah komponen input, model, output, teknologi, basis data (data base), kontrol atau komponen pengendali.

Dari definisi di atas dapat kita lihat perbedaan antar pengembangan software dan pengembangan sistem informasi. Pengembangan software ditujukan hanya pada membuat software baru atau meningkatkan kinerja software lama agar software tersebut dapat melakukan suatu proses di komputer sesuai yang kita inginkan. Pengembangan ini hanya terkait kepada user yang menggunakannya saja.

Sedangkan pengembangan sistem informasi merupakan pengembangan yang lebih luas lagi untuk mendukung tujuan organisasi. Setiap aspek pendukung organisasi menjadi  hal yang harus dipikirkan dalam mengembangkan sistem informasi. pengembangan sistem informasi harus dapat memberi nilai tambah perusahaan dengan memberikan informasi yang akurat dan tepat waktu, meningkatkan efektivitas dan efisiensi biaya, membantu serta meningkatkan kualitas keputusan yang akan diambil oleh pihak manajemen, dan meningkatkan pembagian pengetahuan (knowledge sharing). Dari penjelasan ini maka pengembangan Software adalah salah satu bagian dalam pengembangan sistem informasi.

Referensi:

http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_informasi

http://en.wikipedia.org/wiki/Computer_software


3. Apa urgensi maintainability dari suatu software? Jelaskan

Software atau Perangkat lunak adalah kumpulan program komputer dan data yang terkait yang memberikan instruksi kepada komputer apa yang harus dilakukan. Berbeda dengan perangkat keras, perangkat lunak tidak berwujud, yang berarti tidak dapat dipegang. Software maintability adalah Kemampuan program komputer untuk mempertahankan dalam bentuk aslinya,

Mengapa perangkat lunak memerlukan pemeliharaan? Tidak seperti produk fisik, perangkat lunak ada hanya dalam bentuk digital, yang berarti bahwa tidak tergantung pada pemakaian. Jadi secara teori adalah mungkin untuk menggunakan software selama bertahun-tahun tanpa modifikasi. Namun dalam kenyataan dan prakteknya, hal ini tidak terjadi. Software seperti organisme biologis / spesies: itu ada dalam lingkungan tertentu, dan harus beradaptasi dengan perubahan lingkungan. Beberapa penyebab perawatan perangkat lunak adalah:

  1. Memperbaiki cacat..
  2. Perubahan atau persyaratan bisnis baru.
  3. Perubahan konteks eksekusi perangkat lunak. Dengan konteks eksekusi, mengacu pada perangkat keras dan perangkat lunak lain yang dibutuhkan untuk aplikasi bisnis untuk dijalankan. Hal ini mencakup hal-hal seperti sistem operasi, database, aplikasi / web server, perpustakaan pemrograman, dan jaringan. Mengubah versi sistem operasi atau perangkat keras sering akan berdampak minimal pada aplikasi bisnis, tetapi membutuhkan upaya pemeliharaan untuk menguji aplikasi pada konfigurasi baru ini

Jadi, jika perangkat lunak bisnis akan menghabiskan lebih banyak waktu dalam modus pemeliharaan dari dalam pembangunan, dan akan perlu dipertahankan / berubah cukup sering, maka penting software tersebut harus dipelihara. Selain itu pemeliharaan memudahkan untuk pemgembangan dan modifikasi software selanjutnya.

Pemeliharaan Sofware

Pemeliharaan software pada komputer dilakukan dengan dua cara yaitu instalasi ulang dan perawatan software.

Instalasi ulang adalah cara yang paling baik dilakukan dalam perawatan komputer, tetapi instalasi ulang memerlukan waktu yang banyak dan proses yang lama, sehingga alternatifnya dengan menggunakan teknik perawatan software seperti update antivirus, defragmenter, backup data, serta undelete & restrore.

1. Update Antivirus

Antivirus adalah suatu program yang berfungsi sebagai pencegah menjangkitnya virus pada sistem yang bisa menimbulkan kerusakan yang fatal pada komputer. Antivirus bukan obat virus, melainkan hanya sebagai pencegah. Karenanya, antivirus hanya akan berfungsi dengan baik bila diinstalkan pada komputer yang belum terinfeksi virus.

Antivirus yang baik selalu bisa mendeteksi jenis virus yang ada pada program, karenanya antivirus yang baik selalu menyediakan update secara teratur. Update adalah proses penambahan program antivirus.

2. Defragmenter

Defragmenter adalah salah satu program yang bisa digunakan untuk merapikan semua file yang berbentuk data (termasuk virus) berdasarkan urutan prioritasnya. Tujuan defragmenter adalah untuk mempercepat proses pada komputer, sehingga komputer bisa berjalan dengan baik.

3. Backup Data (Penyelamatan Data)

Pada saat komputer akan diinstalasi, maka semua data yang akan terformat adalah data pada drive C, karenanya data perlu diselamatkan. Untuk menyelamatkan data pada drive C bisa dilakukan dengan memindahkan data yang dianggap penting ke drive lain yang free spacenya banyak. Untuk melakukannya, maka semua file pada drive C harus dicek

Referensi:

http://www.basilv.com/psd/blog/2006/the-importance-of-maintainable-software

http://hamni.files.wordpress.com/2008/06/lap.pdf

4. Apa yang saudara ketahui tentang ERP (reinterprise resource planning) dan bagaimana implementasi sistem informasi yang berbasiskan ERP, Jelaskan!

ERP alias Enterprise Resources Planning atau Sistem Perencanaan Sumber  Daya Perusahaan adalah aplikasi perangkat lunak komputer yang terintegrasi dan menyeluruh. Secara arsitektural sistem, ERP dikembangkan berdasarkan modul-modul fungsional yang meliputi seluruh aspek sumber daya di dalam sebuah perusahaan/organisasi.

Secara historis, ERP berasal dari metamorfosis dari MRP (Manufacturing Resources Planning) yang diarahkan untuk kelompok usaha manufaktur. Seiring dengan perkembangan teknologi, manajerial dan bisnis maka MRP pun berubah menjadi ERP. Istilah ERP sendiri diperkenalkan pertama kali oleh Gartner Group.

Manfaat Penerapan Sistem ERP

Secara teknis sebenarnya ERP berfungsi memadukan berbagai sistem informasi yang tersebar di masing-masing departemen (unit fungsional) di sebuah lembaga. Dengan adanya sistem yang terpadu tersebut maka masing-masing unit fungsional dalam lembaga tersebut dapat saling berbagi data dan informasi yang pada akhirnya meningkatkan sinergi antar elemen di perusahaan yang menerapkannya. Yang perlu diingat bahwa ERP bukanlah aplikasi perangkat lunak komputer yang berfungsi menangani data secara elektronik dan memprosesnya secara terperinci saja.

Implementasi Sistem Informasi berbasiskan ERP

ERP memiliki keunggulan dalam menyajikan informasi analitik kepada para pemegang keputusan melalui modul OLAP (online analytical processing).Sehingga jika dilihat dari sisi fungsional sistem, ERP dibagi atas modul OLAP dan OLTP (online transaction processing). Modul OLTP adalah lapis (layer) yang berfungsi menangani proses pemasukan (input), ubah (update) dan hapus (delete) dari setiap data ke dalam rekam (record) tabel yang saling terkait dalam suatu basis data.

Misalkan saat memasukkan data penjualan maka sistem OLTP akan melakukan verifikasi ke tabel pegawai untuk memastikan otoritasnya, penelusuran apakah pelanggan tersebut adalah langganan yang sudah terdaftar sehingga berhak atas potongan harga, memeriksa apakah ada program harga khusus dari sistem informasi akunting hingga akhirnya data tersebut direkam dalam tabel penjualan.

Sedangkan modul-modul standar yang biasanya terintegrasi di dalam suatu sistem ERP setidaknya minimal terdiri atas:

  1. Keuangan

Akuntansi Finansial

Secara fungsional modul akuntansi finansial berfungsi untuk mengumpulkan dan mengelola seluruh data finansial hingga mampu menyajikan laporan dari hasil relasi data dari beberapa departemen.

Laporan yang disajikan tersebut dapat diarahkan untuk eksternal maupun internal. Sedangkan jenis-jenis laporan yang disajikan minimal harus memenuhi standar laporan keuangan yang biasa dibuat secara manual.

Dari sisi integrasi sistem, modul akuntansi finansial memadukan modul-modul fungsional lainnya yang terdapat di dalam sistem ERP. Contohnya antara lain adalah modul POS (point of sale) saat memproses transaksi penjualan secara otomatis mengintegrasikan data tersebut dengan modul akuntansi finansial.

Kontrol

Modul kontrol ini berfungsi untuk mengelola data-data yang terkait dengan antara lain akuntansi laba biaya, cost center, manajemen proyek, dsb.

Fixed Asset Management

Dalam menjalankan operasionalnya setiap lembaga memiliki beban biaya yang dikeluarkan untuk investasi aktiva tetap, sewa dan gedung. Dalam modul ini mendukung pekerjaan pengadaan, pemeliharaan, penjualan/penghapusan, penarikan hingga depresiasi nilai aktiva.

  1. Logistik

Modul logistik secara fungsional digunakan untuk memproses pengadaan, penjualan dan distribusi logistik yang digunakan oleh perusahaan.

  1. Sumber Daya Manusia

Sumber daya manusia adalah asset terbesar perusahaan yang memerlukan pengelolaan yang baik dan terukur dari mulai perekrutan, penjadualan dan pemrosesan gaji. Pekerjaan-pekerjaan rutin bisnis yang terkait sumber daya manusia seperti pembayaran gaji, manajemen tugas, ongkos tugas luar kantor, bonus/kompensasi, perekrutan hingga perencanaan kebutuhan tenaga kerja dapat dikelola oleh modul sumber daya manusia.

  1. Business Process Support

Setiap perusahaan selalu terkait dengan masalah manajemen arus kerja dan solusi industri. Kedua hal tersebut digunakan sebagai kendali atas setiap unit fungsi yang ada di dalam perusahaan.

  1. Rantai Pasokan (SCM = supply chain management)

SCM sebenarnya adalah modul yang menjadi fokus yang mutakhir dalam pengembangan sistem ERP. Penerapan SCM yang baik dengan memanfaatkan Internet adalah solusi yang sangat efektif dalam penghematan biaya perusahaan. Proses perencanaan hingga optimalisasi penyimpanan dan penggunaan logistik sangat membantu dalam memperbaiki prediksi permintaan serta efisiensi bagi perusahaan.

  1. Dukungan E-Commerce

Transaksi elektronik yang terintegrasi melalui media Internet adalah tren masa kini yang mendorong terjadinya proses bisnis komersial yang efektif. Dengan dukungan e-commerce yang baik maka produsen dapat langsung berhadapan dengan pengguna akhirnya yang berakibat pada pemotongan biaya yang cukup signifikan.

Referensi:

http://id.wikipedia.org/wiki/Perencanaan_sumber_daya_perusahaan

http://www.setiabudi.name/archives/389

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.